Langsung ke konten utama

Stirer Arm; Releaser palm oil trapped

 

stirer

          Sirer Arm and it’s arrangement top view.

 

Previous posting submitted that layer most under in CST dominant Sludge / sand but still have palm oil content that still high and necessary be strived for so that permanent apart maximal at CST although be quoted to return at sludge separator.

Because the condition is sludge dominant / sand will cause sludge has specific gravity more than 1 and at some stage will trap palm oil in pockets . Where creat palm oil pockets not be permitted because brought by sludge out from CST.

Tool that used to release palm oil pockets called Stirer Arm, stirring rod arm.

Stirring rod arm very simple, consist of steel plate welded form I profile and given hole enough so that sludge doesn't impel only smash with composed to form star if a bird's-eye view. Principal movement stirer this only rolling with constant speed 2-3 rpm. long arm in adversative direction, there side part long and moved half it shorter. This matter be made just for give informer movement variation so that supposed sludge can cracking all before sludge step into under flow.

This stirring rod arm position is this best on steam coil so that oil leas from pockets formed soon climbs surface.

Stirring rod arm form must be payed do not until cause solid under be stirred and mix with palm oil that apart with hasn't cause liquid CST come along stirring rod arm movement unidirectional rolling.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tahapan Proses Perebusan di Vertical Sterilizer

       Gambar kiri Vertical Sterilizer tampak keseluruhan dan sebelah kanan pintu bawah vertical sterilizer sedang mengeluarkan buah matang rebus.   Prinsip proses perebusan buah sawit di vertical sterilizer sama dengan proses perebusan di horizontal sterilizer. Adapun tahapan proses perebusan buah sawit di vertikal sterilizer sbb:

Under Flow Sludge flow out

  Gambar CST   Cairan yang masuk ke CST akan membentuk lapisan sesuai fisiknya. Minyak pasti berada pada level teratas, dominan air dilapisan ke dua dan dominan lumpur / sludge dilapisan paling bawah. Sludge ini masih mengandung minyak sawit 5-7 % bahkan jika CST tidak bekerja maksimal kandungan minyak sawit di sludge bisa mencapai > 12 %. Sludge ini secara kontiniu harus dialirkan keluar dari CST ke Sludge Tank untuk di ambil kembali kandungan minyak sawitnya serta menjaga kestabilan pembentukan lapisan minyak di CST.

Daya Olah Pabrik Kelapa Sawit

Daya olah pabrik kelapa sawit saat mengolah TBS (tandan buah segar) merupakan jumlah TBS diolah dalam satu satuan waktu. Ada beberapa persepsi muncul tentang jumlah TBS olah dan waktu. Beberapa pabrik menetapkan jumlah parameter TBS olah merupakan Kapasitas terpasang dikali jumlah jam dalam satu hari (Kap. terpasang x 24 jam). Jika pabrik berkapasitas 60 ton TBS/jam, maka daya olah satu hari = 60 ton TBS/jam x 24 jam = 1.440 ton TBS. Jika pabrik sawit mengolah dengan realisasi 1200 ton TBS maka utilitasnya = 1.200/1.400 = 83,3%. Berapa persenkah utilitas pabrik kelapa sawit dikatakan kategori baik? Beberapa pelaku usaha mengatakan 90%, beberapa orang lagi mengatakan 100%, bahkan ada yang cukup hanya 80-85% sudah cukup bagus. Lalu bagaimana jika waktu olah dihitung dalam satuan 1 tahun rencana kerja pabrik? Lalu bagaimana dengan hari libur umum, keagamaan atau libur nasional, apakah juga dihitung dalam menentukan utilitas pabrik kelapa sawit? Jika kita ingin menghitung utilitas maksimal...