Monday, February 6, 2012

Raw Oil Tank (ROT)

 

Raw oil tank fungsi utamanya untuk menaikkan temperatur cairan hingga 100 derajat celcius untuk memaksimalkan kinerja CST. Energi panas yang digunakan berasal dari injeksi uap langsung dan atau steam coil pipe. Saat ini parameter kualitas CPO seperti DOBI kadang kala menjadi penentu harga pembelian CPO, disarankan pemanas di ROT memakai steam coil pipe. Namun cara ini membuat ukuran ROT akan menjadi lebih besar.

Tujuan menaikkan temperatur hingga 100 derajat celcius agar di CST tidak terlalu dibebankan untuk menaikkan temperatur, namun cukup untuk mempertahankan temperatur kerja pada kisaran 95-100 derajat celcius. Walaupun begitu di CST tetap dipasang instalasi pipa pemanas yang handal untuk dapat menaikkan temperatur cairan di CST terutama 4 jam pertama proses pengolahan di pabrik kelapa sawit.

Faktor yang menjadi perhatian berikutnya adalah pompa ROT, sebaiknya pompa ROT harus mampu memompakan cairan dengan berat jenis > 1,1 gr/cm3 pada temperatur min 120 derajat.

Disarankan juga putaran impeler serendah mungkin untuk mencegah terbentuknya emulsi antara cairan dan impuriti selama berada di impeler pompa yang berputar.

Kapasitas pompa harus menjamin semua cairan yang masuk ke ROT harus terpompa semuanya dengan kapasitas sekonstan mungkin. Tujuannya agar pengendapan di CST dapat berlangsung sempurna dengan perubahan jumlah cairan yang masuk seminimal mungkin dan pengendalian ketebalan lapisan minyak di CST lebih baik.

Namun untuk memperoleh keseimbangan tersebut sangat sulit, banyak faktor, seperti stagnasi yang menyebabkan perubahan kapasitas olah. Untuk kondisi normal, kapasitas olah dianggap konstan sepanjang jam olah, penyetelan kapasitas pompa dengan bantuan keran pada pipa discarge.

Untuk menjamin cairan terpompa semuanya dan mengurangi titik kritis sebaiknya jumlah pompa yang terpasang minimal 2 unit disarankan minimal 3 unit.

Dengan 3 unit pompa dilakukan pengaturan sbb:

1. Pompa 1 dan 2 distel secara trial error untuk memperoleh kapasitas yang sesuai. Selama mengolah yang beroperasi hanya satu unit saja, satu unit pompa lainnya spare.

2. Pompa no 3 distel menggunakan automatic level, jika penyetelan pompa 1 dan 2 tidak akurat dan masih ada cairan yang berlebih akan dipompa oleh pompa no 3 jika level cairan di ROT naik.

Karena ROT berfungsi untuk menaikkan temperatur, maka Thermometer berdiameter minimal 4 inchi dipasang di bagian tengah antara pipa steam dengan level cairan minyak untuk mempermudah pengontrolan dari jarak tertentu.

Bak ROT biasanya bervolume minimal 10 metrik ton, dan dibuat sekat untuk menahan padatan agar jangan terpompa ke CST. Lantai bawah terbuat dari bahan stainless steel memiliki slope / kemiringan agar saat keran blowdown dibuka lumpur / pasir mudah mengalir keluar. Keran blowdown sebaiknya dibuatkan 1 buah per sekat bak ROT.

Bak ROT merupakan pre kondisioning temperatur di CST, yang mana suhu merupakan variabel bebas, sehingga pengendalian temperatur kerja untuk memperoleh perbedaan berat jenis cairan sangat menentukan proses pemisahan minyak

0 comments:

Post a Comment